Selamat sore bunda yang terkasih,
Kali ini saya akan melanjutkan artikel saya tentang kegiatan membaca yang menyenangkan bagi anak usia 0-3 tahun. Beberapa minggu yang lalu , saya telah membahas tentang kegiatan membaca untuk bayi sampai dengan usia 8 bulan.
Para bunda yang terkasih, tentu kita melihat bahwa anak usia 8 bulan sampai 1 tahun sudah meningkat kemampuannya, seperti anak mampu menyentuh benda dengan jari tangan, memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain, membolak-balikan benda, , dan melepas benda dari tangan dimana satu tangan yang lain masih memegang benda lain .
Kemampuan lain yang nampak menonjol adalah kemampuan bahasa. Di usia perkembangan ini anak mulai mampu mengucapkan kata-kata pertama, misal: papa, mam..mam,..dll. selain itu mereka juga mampu memberikan respon apabila ada pertanyaan sederhana dan perintah sederhana, misalnya: mana mata cantiknya? mana senyumnya , mana bonekanya dll.
Pada usia ini, anak juga mampu berpura-pura, misal anak menutup matanya seakan-akan tidur kemudian membuka mata lalu tersenyum, seakan-akan anak berkata: "aku tidak tidur loh, aku hanya berpura-pura". Anak juga mampu menghubungkan benda dengan kejadian, misal: anak melihat ibunya berganti baju, maka anak akan menangis, karena ia tahu kalau ibunya akan pergi.
Melihat dari perkembangan tadi, kegiatan membaca yang harus dilakukan bunda untuk dapat mengoptimalkan kemampuan dan kecerdasan anak adalah:
1. Memilih buku dengan gambar benda atau kegiatan yang sudah bisa dilihat atau dilakukan. bahan buku ini adalah dari karton tebal dan kaku dan tempatkan di tempat yang gampang didatangi dan digunakan setiap saat. Anak usia ini akan memegang buku, membolak-balik halaman, mengeluarkan suara, dan bahkan menunjuk dengan mata yang bersinar.
2. tunjukkan dan sebut nama gambar, juga beri contoh bunyinya. Anak usia ini akan memahami, dan akan memberikan contoh suara bila dilihatkan gambar, misal : suara kwek..kwek akan disuarakan bayi bila ditunjukkan padanya gambar bebek. anak akan senang mengulang nama , suara, dari gambar yang dilihatnya.
3. Tunjuk dan sebutkan nama dengan memberi penjelasan sederhana kepada anak pada saat anak diajak bepergian dan anak tertarik melihat sesuatu. Perlu diingat pada priode perkembangan ini orang dewasa yang disamping anak harus selalu memberikan stimulus dan juga merespon perilaku anak dengan benar dan aktif.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Tips buat kesehatan fisiologis , psikologis dan kecantikan ibu dan cara pengelolaan keharmonisan keluarga, maupun tips buat cara pengasuhan , tumbuh kembang , kesehatan baik fisologis maupun psikologis pra natal, bayi, anak dan remaja.
Sunday, April 14, 2013
Tips Mencari Sekolah
Selamat siang .....para bunda yang baik.
Pembahasan kali ini akan mengambil topik bagaimana mencari sekolah bagi putra-putri kita . Hal ini perlu diangkat dalam topik pembahasan dalam blog saya , karena banyak teman yang bertanya dan mengeluh susah mencari sekolah yang cocok bagi putra-putrinya.
SEKOLAH adalah sesuatu yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak kita, baik di usia dini , di usia remaja maupun dewasa. Pemilihan sekolah yang cocok tentu saja bukan hal mudah, oleh sebab itu ada beberapa hal yang perlu kita siapkan.
1. Tentukan tujuan pendidikan.
a.orang tua baik bapak dan ibu harus berdiskusi dulu dan menetapkan tujuan menyekolahkan anak. Tujuan ini sangat penting, karena masing-masing orang tua harus menentukan prioritas apa yang diprioritaskan dalam pemilihan sekolah anak, misal: yang dituju adalah pembentukan pengetahuan (orang tua bertujuan anaknya pintar ), tujuan lain adalah pembentukan karakter, yang lain lagi misal ilmu dan bahasa asing, atau ada yang mempunyai tujuan ilmu pengetahuan dan pembekalan agama, atau tujuan lain, maupun kombinasi tujuan dari yang telah disebutkan. buatlah kesepakatan antara ibu dan ayah.
b.Sesudah terjadi kesepakatan antara ayah dan ibu , maka diskusikan dengan anak mengenai maksud dan tujuan tersebut , dan buatlah kesepakatan dan komitmen antara orang tua dan anak mengenai maksud dan tujuan sekolah ( cara melakukannya disesuaikan dengan usia perkembangan anak).
2. Mencari dan membuat daftar Sekolah.
Lakukanlah proses pencarian sekolah baik alamat, visi , misi , kurikulum , sistem pembelajaran, pola interaksi , fasilitas, lingkungan , jarak tempuh rumah ke sekolah dan sebaliknya dan tentu saja budget yang harus dikeluarkan bila anak kita bersekolah di tempat tersebut. (catatan: proses ini bisa dilakukan orang tua saja, bersama orang tua dan anak . semua tergantung pada usia anak).
3. Lakukan sit in /mencoba menjadi siswa di sekolah atau kunjungan ke sekolah yang ada dalam daftar.
Proses ini dilakukan bersama anak. Usahakan kita bisa melihat , mengalami proses belajar ,pola interaksi. Jangan segan - segan untuk melakukan observasi dan interview terhadap bagian yang dirasa perlu , misal: kepala sekolah, atau kepala administrasi, siswa dll.
4. Analisa dan buat skala prioritas.
proses ini dilakukan bersama dengan anak, buatlah analisa baik dari tujuan bersekolah yang telah disepakati dibandingkan dengan sekolah tujuan (visi, misi, kurikulum, sistem pembelajaran, fasilitas, pola interaksi, lingkungan, budget dll) buatlah skala prioritas. khusus untuk anak usia dini kita juga harus melihat reaksi baik body languange, perilaku maupun perasaan anak.
5. Proses Pendaftaran dan Seleksi.
Berdasarkan hasil analisis dan daftar prioritas lakukan proses pendaftaran dan seleksi. Persiapkan mental, fisik , perlengkapan yang diperlukan.
6. Menerima hasil Seleksi.
Orang tua harus menyiapkan mental anak untuk siap menerima berita baik maupun berita buruk. Di sini peran orang tua sangat berarti, karena apabila anak gagal diterima kadangkala akan menyebabkan perasaan malu, perasaan bersalah , perasaan gagal dan lain-lain. Orang tua harus pandai memberi motivasi , jangan salahkan anak tapi doronglah, dan bersikap anak sebagi "TEMAN".
7, Persiapan memasuki sekolah baru.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah persiapan mental, persiapan fisik dan persiapan lain. Lakukan ini dengan melihat usia perkembangan anak. Khusus untuk anak usia dini, hal ini harus dilakukan bersama anak dan harus dikomunikasikan sesuai dengan bahasa anak (jangan diambil alih semua oleh orang tua atau staff orang tua).
Semoga dapat membantu, dan ingatlah "ANAK bukan MILIK kita , melainkan TITIPAN atau AMANAH dari TUHAN"
Salam hangat penuh kasih sayang......................
SEKOLAH adalah sesuatu yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak kita, baik di usia dini , di usia remaja maupun dewasa. Pemilihan sekolah yang cocok tentu saja bukan hal mudah, oleh sebab itu ada beberapa hal yang perlu kita siapkan.
1. Tentukan tujuan pendidikan.
a.orang tua baik bapak dan ibu harus berdiskusi dulu dan menetapkan tujuan menyekolahkan anak. Tujuan ini sangat penting, karena masing-masing orang tua harus menentukan prioritas apa yang diprioritaskan dalam pemilihan sekolah anak, misal: yang dituju adalah pembentukan pengetahuan (orang tua bertujuan anaknya pintar ), tujuan lain adalah pembentukan karakter, yang lain lagi misal ilmu dan bahasa asing, atau ada yang mempunyai tujuan ilmu pengetahuan dan pembekalan agama, atau tujuan lain, maupun kombinasi tujuan dari yang telah disebutkan. buatlah kesepakatan antara ibu dan ayah.
b.Sesudah terjadi kesepakatan antara ayah dan ibu , maka diskusikan dengan anak mengenai maksud dan tujuan tersebut , dan buatlah kesepakatan dan komitmen antara orang tua dan anak mengenai maksud dan tujuan sekolah ( cara melakukannya disesuaikan dengan usia perkembangan anak).
2. Mencari dan membuat daftar Sekolah.
Lakukanlah proses pencarian sekolah baik alamat, visi , misi , kurikulum , sistem pembelajaran, pola interaksi , fasilitas, lingkungan , jarak tempuh rumah ke sekolah dan sebaliknya dan tentu saja budget yang harus dikeluarkan bila anak kita bersekolah di tempat tersebut. (catatan: proses ini bisa dilakukan orang tua saja, bersama orang tua dan anak . semua tergantung pada usia anak).
3. Lakukan sit in /mencoba menjadi siswa di sekolah atau kunjungan ke sekolah yang ada dalam daftar.
Proses ini dilakukan bersama anak. Usahakan kita bisa melihat , mengalami proses belajar ,pola interaksi. Jangan segan - segan untuk melakukan observasi dan interview terhadap bagian yang dirasa perlu , misal: kepala sekolah, atau kepala administrasi, siswa dll.
4. Analisa dan buat skala prioritas.
proses ini dilakukan bersama dengan anak, buatlah analisa baik dari tujuan bersekolah yang telah disepakati dibandingkan dengan sekolah tujuan (visi, misi, kurikulum, sistem pembelajaran, fasilitas, pola interaksi, lingkungan, budget dll) buatlah skala prioritas. khusus untuk anak usia dini kita juga harus melihat reaksi baik body languange, perilaku maupun perasaan anak.
5. Proses Pendaftaran dan Seleksi.
Berdasarkan hasil analisis dan daftar prioritas lakukan proses pendaftaran dan seleksi. Persiapkan mental, fisik , perlengkapan yang diperlukan.
6. Menerima hasil Seleksi.
Orang tua harus menyiapkan mental anak untuk siap menerima berita baik maupun berita buruk. Di sini peran orang tua sangat berarti, karena apabila anak gagal diterima kadangkala akan menyebabkan perasaan malu, perasaan bersalah , perasaan gagal dan lain-lain. Orang tua harus pandai memberi motivasi , jangan salahkan anak tapi doronglah, dan bersikap anak sebagi "TEMAN".
7, Persiapan memasuki sekolah baru.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah persiapan mental, persiapan fisik dan persiapan lain. Lakukan ini dengan melihat usia perkembangan anak. Khusus untuk anak usia dini, hal ini harus dilakukan bersama anak dan harus dikomunikasikan sesuai dengan bahasa anak (jangan diambil alih semua oleh orang tua atau staff orang tua).
Semoga dapat membantu, dan ingatlah "ANAK bukan MILIK kita , melainkan TITIPAN atau AMANAH dari TUHAN"
Salam hangat penuh kasih sayang......................
MEMPERSIAPKAN PUTRA-PUTRI ANDA UNTUK MENGHADAPI UJIAN
Sahabat Bunda yang terkasih........................................
Tak terasa kita telah sampai di bulan April, di mana bulan -bulan terakhir ini adalah waktu yang sangat menegangkan bagi para bunda yang putra-putrinya sedang menghadapi ujian akhir sekolah .
untuk itu, dalam forum ini saya mencoba mengulas " Tips bunda untuk dapat membantu putra-putrinya sukses menghadapi ujian ".
Hal yang perlu bunda perhatikan adalah:
A. Persiapan Mental.
Persiapan mental sangat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi putra-putri anda. Secara psikologis mereka mengalami ketegangan atau stress menghadapi ujian karena biasanya mereka : merasa belum siap, takut gagal . Oleh karenanya upaya yang harus dilakukan adalah membuat mereka merasa nyaman, misalnya: mereka diperbolehkan refreshing dg cara: mendengarkan lagu, tidak mendoktrinkan putra-putri anda dengan target yang memberatkan, memaksa putra-putri anda untuk belajar (kadang kala kita para bunda tidak sadar justru memberikan beban mental). Bantuan membuat nyaman dan kondusif untuk mental putra - putri anda akan menciptakan suasana mental yang tidak stress, sehingga akan memgoptimalkan syaraf-syaraf berpikir putra-putri anda.
B. Persiapan Fisik.
Peran bunda adalah membantu menjaga kesehatan putra-putrinya , misalnya dengan menyiapkan asupan makanan yang bergizi dalam porsi yang benar, menyiapkan tambahan /suplemen/ vitamin sehingga menjaga stamina kesehatan putra-putri anda. karena apabila kondisi fisik putra-putri anda prima maka kemampuan berpikirnya menjadi optimum.
C. Persiapan Kelengkapan Peralatan.
Peran bunda adalah melakukan konfirmasi akan kelengkapan peralatan-peralatan yang diperlukan dalam ujian kepada putra-putrinya .
D, Doa.
Satu hal ini sangat penting dilakukan para bunda adalah berdoa agar putra-putrinya diberikan kemudahan memahami soal, mengerjakan dan membuat jawaban soal.
Hal lain adalah mengajak dan mengingatkan putra-putri anda untuk selalu berdoa baik dalam ibadah rutin harian, menambah ibadah sunah dan selalu berdoa sebelum memulai membaca dan mengerjakan soal ujian.
Hal-hal diatas semoga dapat membantu mengurangi stress para bunda dalam mempersiapkan putra-putrinya dalam menghadapi ujian, akhir kata jangan perlihatkan kecemasan dan ketegangan bunda , karena ini akan sangat mempengaruhi kondisi kejiwaan putra-putri anda.
Selamat mencoba, sukses slalu.
Tak terasa kita telah sampai di bulan April, di mana bulan -bulan terakhir ini adalah waktu yang sangat menegangkan bagi para bunda yang putra-putrinya sedang menghadapi ujian akhir sekolah .
untuk itu, dalam forum ini saya mencoba mengulas " Tips bunda untuk dapat membantu putra-putrinya sukses menghadapi ujian ".
Hal yang perlu bunda perhatikan adalah:
A. Persiapan Mental.
Persiapan mental sangat memberikan pengaruh yang sangat besar bagi putra-putri anda. Secara psikologis mereka mengalami ketegangan atau stress menghadapi ujian karena biasanya mereka : merasa belum siap, takut gagal . Oleh karenanya upaya yang harus dilakukan adalah membuat mereka merasa nyaman, misalnya: mereka diperbolehkan refreshing dg cara: mendengarkan lagu, tidak mendoktrinkan putra-putri anda dengan target yang memberatkan, memaksa putra-putri anda untuk belajar (kadang kala kita para bunda tidak sadar justru memberikan beban mental). Bantuan membuat nyaman dan kondusif untuk mental putra - putri anda akan menciptakan suasana mental yang tidak stress, sehingga akan memgoptimalkan syaraf-syaraf berpikir putra-putri anda.
B. Persiapan Fisik.
Peran bunda adalah membantu menjaga kesehatan putra-putrinya , misalnya dengan menyiapkan asupan makanan yang bergizi dalam porsi yang benar, menyiapkan tambahan /suplemen/ vitamin sehingga menjaga stamina kesehatan putra-putri anda. karena apabila kondisi fisik putra-putri anda prima maka kemampuan berpikirnya menjadi optimum.
C. Persiapan Kelengkapan Peralatan.
Peran bunda adalah melakukan konfirmasi akan kelengkapan peralatan-peralatan yang diperlukan dalam ujian kepada putra-putrinya .
D, Doa.
Satu hal ini sangat penting dilakukan para bunda adalah berdoa agar putra-putrinya diberikan kemudahan memahami soal, mengerjakan dan membuat jawaban soal.
Hal lain adalah mengajak dan mengingatkan putra-putri anda untuk selalu berdoa baik dalam ibadah rutin harian, menambah ibadah sunah dan selalu berdoa sebelum memulai membaca dan mengerjakan soal ujian.
Hal-hal diatas semoga dapat membantu mengurangi stress para bunda dalam mempersiapkan putra-putrinya dalam menghadapi ujian, akhir kata jangan perlihatkan kecemasan dan ketegangan bunda , karena ini akan sangat mempengaruhi kondisi kejiwaan putra-putri anda.
Selamat mencoba, sukses slalu.
Saturday, March 30, 2013
Narsis sedikit ya
Kalau biasanya saya bagi-bagi posts tentang cara memelihara anak, kali ini saya bagi link video dokumentasi anak saya yang ajaibnya sekarang sudah pintar main laptop dan jago bikin video. Mari disimak.
Kegiatan Membaca Menyenangkan Untuk Usia 4-8 Bulan
Selamat Malam, sahabat-sahabat tersayang!
Malam ini, saya menyapa kembali setelah sekian lama tidak menge-post di blog ini. Edisi kali ini akan mengupas seputar kegiatan membaca yang menyenangkan untuk usia 4-8 bulan sehingga dapat merangsang pertumbuhan kecerdasan anak.
Seperti kita ketahui, anak-anak pada usia ini mulai mengekplor dunia di sekitarnya dengan cara melakukan gerakan menggenggam sesuatu dan memainkan barang yang digenggamnya. Kemudian, memasukkan barang-barang itu ke mulutnya. Kadang kala gerakannya lucu sekali, mulai dari ditepuk, dipukul, diremas, sampai diemut.
Berdasarkan kemampuan di atas, hal-hal yang dapat kita lakukan adalah mendudukkan anak di atas pangkuan kita karena mereka sudah dapat menegakkan kepala mereka dengan tujuan agar mereka mampu melihat gambar-gambar dalam buku cerita sederhana yang terbuat dari kertas atau kain halus bergambar dengan warna cerah (menarik perhatian anak dan mengajarkan untuk fokus). Buatlah situasi membaca menjadi menyenangkan dengan intonasi suara yang menyenangkan.
Selain kegiatan di atas, kegiatan bernyanyi dan membaca sajak-sajak tetap perlu dilakukan untuk merangsang kecerdasan anak.
Selamat mencoba, Bunda.
Semoga buah hati anda akan menikmati kegiatan ini.
Selamat malam.
Malam ini, saya menyapa kembali setelah sekian lama tidak menge-post di blog ini. Edisi kali ini akan mengupas seputar kegiatan membaca yang menyenangkan untuk usia 4-8 bulan sehingga dapat merangsang pertumbuhan kecerdasan anak.
Seperti kita ketahui, anak-anak pada usia ini mulai mengekplor dunia di sekitarnya dengan cara melakukan gerakan menggenggam sesuatu dan memainkan barang yang digenggamnya. Kemudian, memasukkan barang-barang itu ke mulutnya. Kadang kala gerakannya lucu sekali, mulai dari ditepuk, dipukul, diremas, sampai diemut.
Berdasarkan kemampuan di atas, hal-hal yang dapat kita lakukan adalah mendudukkan anak di atas pangkuan kita karena mereka sudah dapat menegakkan kepala mereka dengan tujuan agar mereka mampu melihat gambar-gambar dalam buku cerita sederhana yang terbuat dari kertas atau kain halus bergambar dengan warna cerah (menarik perhatian anak dan mengajarkan untuk fokus). Buatlah situasi membaca menjadi menyenangkan dengan intonasi suara yang menyenangkan.
Selain kegiatan di atas, kegiatan bernyanyi dan membaca sajak-sajak tetap perlu dilakukan untuk merangsang kecerdasan anak.
Selamat mencoba, Bunda.
Semoga buah hati anda akan menikmati kegiatan ini.
Selamat malam.
Saturday, February 9, 2013
Kegiatan Membaca Menyenangkan Untuk Anak Usia 1-3 Bulan
SELAMAT PAGI......
Di pagi ini saya mencoba untuk melanjutkan sharing saya mengenai kegiatan membaca yang mnyenangkan untuk anak bayi usia 1-3 bulan.
Sebelum kita bahas apa yang isa kita lakukan kepada bayi kita, lebih baik kita lihat dan amati apa kemampuan anak bayi usia 1-3 bulan. Kalau dilihat lebih detail, kemampuan mereka adalah sebagai berikut:
1. Bayi mampu meraih dan menggengam benda.
2. Bayi tetap melakukan pengamatan dan pengenalan lingkungan adalah dengan menlihat, mendengar dan mengamati.
3. Bayi masih menyenangi warna kontras dan mulai menyukai gerakan-gerakan yang terputus-putus, sehingga kalau kita amati bayi di usia ini sudah menyukai permainan tepuk tangan, dan ciluk ba. Lihat saja bayi di usia ini akan tersenyum, matanya berkejap-kejab dan tertawa apabila apabila diajak main ciluk ba maupun tepuk tangan.
Hal -hal diatas mendorong kita untuk memberikan stimulus agar anak dapat meningkat kecerdasan. Dukungan kegiatan yang bisa kita lakukan kepada anak kita bayi berusia 1-3 bulan adalah sebagai berikut:
1. Meletakkan mainan yang berwarna kontras dan menarik dengan cara mengantungnya di tempat tidur bayi, di kursi dorong, di tempat-tempat yang biasa di tempati bayi.
2. mencari buku-buku yang berisi gambar-gambar sederhana, namun dalam bentuk yang menarik dan lucu - mudah dimengerti , besar dan mempunyai warna kontras . Buku-buku seperti ini biasanya terbuat dari karton tebal atau bahan vynil. buku-buku banyak tersedia di toko buku atau pun di toko mainan atau perlengkapan bayi. Biasanya bahannya aman untuk bayi.
3. letakkan buku di depan bayi, diletakkan dalam posisi berdiri baik di tempat tidur bayi atau di tempat main anak, ataupun di lantai. cobalah baca atau menyebut gambar yang ada dengan menunjukkan gambar -gambar tsb, jangan lupa bahasa dan intonasi kita harus gembira menarik , dan menggunakan bahasa yang lengkap dan benar, misal harimau kita harus menyebutnya Ha-ri-mau tidak perlu dg kata ha-yi-mau, karena hal ini akan menjadi model bayi. Reaksi anak biasanya akan tertarik dan menggapai-gapai gambar tersebut.
4. Membacakan sajak-sajak atau bait-bait lagu anak-anak yang sederhana kepada bayi, jangan lupa intinasinya teratur dan mnerik disertai bahas atubuh kita juga harus mendukung.
sobat-sobat terkasih , apabla ini kita melakukannya denga terutur dan dengan senang hati, anak akan gembira dan meningkat kecerdasannya, kitapun akan selalu bergembira karena langkah yang kita lakukan ternyata mengasyikkan. Cobalah.
Di pagi ini saya mencoba untuk melanjutkan sharing saya mengenai kegiatan membaca yang mnyenangkan untuk anak bayi usia 1-3 bulan.
Sebelum kita bahas apa yang isa kita lakukan kepada bayi kita, lebih baik kita lihat dan amati apa kemampuan anak bayi usia 1-3 bulan. Kalau dilihat lebih detail, kemampuan mereka adalah sebagai berikut:
1. Bayi mampu meraih dan menggengam benda.
2. Bayi tetap melakukan pengamatan dan pengenalan lingkungan adalah dengan menlihat, mendengar dan mengamati.
3. Bayi masih menyenangi warna kontras dan mulai menyukai gerakan-gerakan yang terputus-putus, sehingga kalau kita amati bayi di usia ini sudah menyukai permainan tepuk tangan, dan ciluk ba. Lihat saja bayi di usia ini akan tersenyum, matanya berkejap-kejab dan tertawa apabila apabila diajak main ciluk ba maupun tepuk tangan.
Hal -hal diatas mendorong kita untuk memberikan stimulus agar anak dapat meningkat kecerdasan. Dukungan kegiatan yang bisa kita lakukan kepada anak kita bayi berusia 1-3 bulan adalah sebagai berikut:
1. Meletakkan mainan yang berwarna kontras dan menarik dengan cara mengantungnya di tempat tidur bayi, di kursi dorong, di tempat-tempat yang biasa di tempati bayi.
2. mencari buku-buku yang berisi gambar-gambar sederhana, namun dalam bentuk yang menarik dan lucu - mudah dimengerti , besar dan mempunyai warna kontras . Buku-buku seperti ini biasanya terbuat dari karton tebal atau bahan vynil. buku-buku banyak tersedia di toko buku atau pun di toko mainan atau perlengkapan bayi. Biasanya bahannya aman untuk bayi.
3. letakkan buku di depan bayi, diletakkan dalam posisi berdiri baik di tempat tidur bayi atau di tempat main anak, ataupun di lantai. cobalah baca atau menyebut gambar yang ada dengan menunjukkan gambar -gambar tsb, jangan lupa bahasa dan intonasi kita harus gembira menarik , dan menggunakan bahasa yang lengkap dan benar, misal harimau kita harus menyebutnya Ha-ri-mau tidak perlu dg kata ha-yi-mau, karena hal ini akan menjadi model bayi. Reaksi anak biasanya akan tertarik dan menggapai-gapai gambar tersebut.
4. Membacakan sajak-sajak atau bait-bait lagu anak-anak yang sederhana kepada bayi, jangan lupa intinasinya teratur dan mnerik disertai bahas atubuh kita juga harus mendukung.
sobat-sobat terkasih , apabla ini kita melakukannya denga terutur dan dengan senang hati, anak akan gembira dan meningkat kecerdasannya, kitapun akan selalu bergembira karena langkah yang kita lakukan ternyata mengasyikkan. Cobalah.
Kegiatan Membaca Untuk Anak sampai Usia 1 Bulan
Selamat sore teman-teman, apa kabar?
harapan dan doa, sahabat-sahabat terkasih dalam keadaan bahagia dan sejahtera, aamiin.
sahabat,
Banyak orang bertanya apa yang bisa kita lakukan terhadap bayi yang baru lahir? tentu saja banyak, kegiatan membaca untuk membangun kecerdasan bayi yang baru lahir sampai dengan usia 1 bulan dapat kita lakukan, tentu saja arti kegiatan membaca di sini bukan berarti kegiatan melatih membaca bayi yang baru lahir, tetapi kegiatan kita untuk mengenalkan suara, kalimat maupun wajah terhadap bayi kita.
Sahabat para bunda dan para ayah.... coba kita amati dengan teliti pada bayi kita yang baru lahir, maka akan tampak kalau :
1. Bayi suka sekali menggunakan pendengarannya untuk mengetahui dan mengenali sekitarnya, karena kemampuan penglihatannya memang belum berfungsi optimal.
2. Bayi mungil sampai dengan umur 1 bulan , akan senang sekali melihat dan memperhatikan wajah ibunya, ia juga suka mengamati wajah-wajah, dan bentuk-bentuk terutama yang mempunyai warna-warna kontras, dan segala sesuatu ya ng bergerak-gerak.
Hal-hal di atas akan mendorong kita untuk melakukan kegiatan yang dapat membrikan reaksi positif sekaligus membangun kecerdasan mereka, BAGAIMANA CARANYA?
saya akan share beberapa pengalaman saya dan pengalaman teman-teman saya,
1. lakukanlah kegiatan dengan bayi anda , dimulai dengan mengajak berbicara dengan bahasa yang lembut dan jangan lupa lakukanlah tatapan yang penuh kasih sayang dan penuh perhatian, kegiatan ini akan selalu dilakukan dalam kegiatan rutin dengan bayi kita.
2. Berbicaralah dengan bahasa dan kalimat yang lengkap dan benar , dan disertai dengan intonasi yang teratur dan stabil, tidak usah dibuat kalimat yang cedal (karena ini akan akan belajar mengenali kalimat dan bahasa yang benar dan lengkap).
3. Orang yang ada di sekitar bayi, terutama ibu dan ayah harus selalu menunjukkan wajah yang tersenyum, menyenangkan dan gembira.
4. Menyanyilah dengan lagu yang sederhana, mengandung makna, menggunakan kata-kata yang tepat dan irama yang benar dan tepat.
5. Mengajak bermain bayi kita dengan memperlihatkan mainan atau benda yang mempunyai aneka macam bentuk dan mempunyai warna kontras, dan lebih baik lagi kalau mempunyai bunyi-bunyian , baik dalam keadaan diam maupun bergerak dengan jarak yang dekat, sehingga bayi dapat melakukan pengenalan dan memperhatikan.
mudah-mudahan dengan beberapa tips ini dapat membantu sahabat yang sekarang sedang mempunyai anak bayi, SEMOGA BERMANFAAT.
selamat sore.
harapan dan doa, sahabat-sahabat terkasih dalam keadaan bahagia dan sejahtera, aamiin.
sahabat,
Banyak orang bertanya apa yang bisa kita lakukan terhadap bayi yang baru lahir? tentu saja banyak, kegiatan membaca untuk membangun kecerdasan bayi yang baru lahir sampai dengan usia 1 bulan dapat kita lakukan, tentu saja arti kegiatan membaca di sini bukan berarti kegiatan melatih membaca bayi yang baru lahir, tetapi kegiatan kita untuk mengenalkan suara, kalimat maupun wajah terhadap bayi kita.
Sahabat para bunda dan para ayah.... coba kita amati dengan teliti pada bayi kita yang baru lahir, maka akan tampak kalau :
1. Bayi suka sekali menggunakan pendengarannya untuk mengetahui dan mengenali sekitarnya, karena kemampuan penglihatannya memang belum berfungsi optimal.
2. Bayi mungil sampai dengan umur 1 bulan , akan senang sekali melihat dan memperhatikan wajah ibunya, ia juga suka mengamati wajah-wajah, dan bentuk-bentuk terutama yang mempunyai warna-warna kontras, dan segala sesuatu ya ng bergerak-gerak.
Hal-hal di atas akan mendorong kita untuk melakukan kegiatan yang dapat membrikan reaksi positif sekaligus membangun kecerdasan mereka, BAGAIMANA CARANYA?
saya akan share beberapa pengalaman saya dan pengalaman teman-teman saya,
1. lakukanlah kegiatan dengan bayi anda , dimulai dengan mengajak berbicara dengan bahasa yang lembut dan jangan lupa lakukanlah tatapan yang penuh kasih sayang dan penuh perhatian, kegiatan ini akan selalu dilakukan dalam kegiatan rutin dengan bayi kita.
2. Berbicaralah dengan bahasa dan kalimat yang lengkap dan benar , dan disertai dengan intonasi yang teratur dan stabil, tidak usah dibuat kalimat yang cedal (karena ini akan akan belajar mengenali kalimat dan bahasa yang benar dan lengkap).
3. Orang yang ada di sekitar bayi, terutama ibu dan ayah harus selalu menunjukkan wajah yang tersenyum, menyenangkan dan gembira.
4. Menyanyilah dengan lagu yang sederhana, mengandung makna, menggunakan kata-kata yang tepat dan irama yang benar dan tepat.
5. Mengajak bermain bayi kita dengan memperlihatkan mainan atau benda yang mempunyai aneka macam bentuk dan mempunyai warna kontras, dan lebih baik lagi kalau mempunyai bunyi-bunyian , baik dalam keadaan diam maupun bergerak dengan jarak yang dekat, sehingga bayi dapat melakukan pengenalan dan memperhatikan.
mudah-mudahan dengan beberapa tips ini dapat membantu sahabat yang sekarang sedang mempunyai anak bayi, SEMOGA BERMANFAAT.
selamat sore.
Subscribe to:
Posts (Atom)