Hai apa kabar bunda.....
Tulisan kali ini saya mencoba mengupas tentang beberapa contoh bermain dengan bayi berusia 1-3 bulan. Tentu saja, jenis permainan di sini adalah jenis permainan yang disesuaikan dengan kemampuan bayi. Pada periode ini kemampuan bayi sudah mulai berkembang, ia dapat mengamati dan mendengar.
Kemampuan mengamati , bayi mampu mengamati benda-benda yang berwarna kontras, dan lama kelamaan bayi mampu menggerak-gerakkan tangannya dan mengamati dengan seksama. Sedangkan kemampuan mendengar, bayi mampu mendengarkan suara-suara baik yang diperdengarkan maupun yang dibuat sendiri. bahkan ia mampu mengulang gerakan yang menimbulkan suara tersebut.
Beberapa kegiatan bermain yang dapat dilakukan adalah;
1. Perdengarkan musik klasik , disesuaikan dengan kegiatan (misal: musik untuk tidur, bermain, dll).
2. Mengajak bayi untuk bermain dengan benda yang dapat bergoyang berwarna kontras dan menimbulkan bunyi. Hal yang perlu diingat adalah bahan dari mainan dipilih yang untuk bayi dan jangan bersudut tajam, ukurannya tidak dapat dimasukkan ke mulut. Alat permainan ini misalnya kerincingan atau bahasa Inggris disebut "ratlle". Bermain kerincingan ini dapat dilakukan dengan cara bayi telungkup maupun terlentang. dimana masing-masing posisi bayi mempengaruhi apa yang akan kita latih pada bayi.
Bermain kerincingan dengan posisi bayi terlentang.
Di sini bayi akan bermain dan berlatih meraih benda, menggoyangkan, dan mendengar bunyinya. Cara yang kita lakukan adalah: menidurkan bayi dengan posisi terlentang, gantungkan kerincingan di atas bayi (dengan jarak yang dapat diraihdan terlihat oleh bayi) pastikan posisi ini aman dan kerincingan tidak jatuh saat ditarik bayi. Langkah yang kita lakukan adalah menggoyang-goyangkan kerincingan sehingga menimbulkan bunyi, ini dimaksudkan untuk menarik perhatian bayi. Setelah bayi tertarik maka , bayi akan mencoba meraih, dan apabila bayi mampu meraih jangan lupa berilah penghargaan: "Alhamdulillah, adik berhasil meraih kerincingan, sekarang adik bermain kerincingan, dan coba kita dengarkan kerincingannya berbunyi ya...".
Bermain kerincingan dengan posisi bayi telungkup.
Bayi diletakkan telungkup di atas kasur (baik di tempat tidur maupun lantai). Letakkan kerincingan dengan posisi di atas bayi (dengan jarak yang dapat diraih dan dilihat oleh bayi). yang pertama harus kita lakukan adalah menyebutkan mainan dan warnanya , ini untuk melatih pengamatan bayi. Kemudian amatilah bayi anda, biasanya bayi akan mencoba mengangkat kepala dan mengangkat bahu. Berilah pujian dan dorongan kepada usaha anak ini, misal : "Adik , ini ada kerincingan yang dapat berbunyi , adik sedang melihatnya ya? Mari kita mainkan ", dll.
Permainan di atas adalah contoh, tentu saja kerincingan bisa diganti gelang-gelang warna-warni atau yang lainnya, asalkan lembut, ukurannya tidak dapat dimasukkan mulut, ringan, warna kontras dan mampu menimbulkan suara.
Sahabat bunda, nanti kita sambung dengan artikel yang lain.
salam hangat abadi......
Tips buat kesehatan fisiologis , psikologis dan kecantikan ibu dan cara pengelolaan keharmonisan keluarga, maupun tips buat cara pengasuhan , tumbuh kembang , kesehatan baik fisologis maupun psikologis pra natal, bayi, anak dan remaja.
Sunday, April 28, 2013
Saturday, April 27, 2013
Bermain untuk Bayi usia 0-1 bulan
Semangat pagi....
Apa kabar di pagi ini? semoga kebahagiaan dan keceriaan hati selalu menyertai para bunda, Aamiin.
Sahabat bunda.....,
Kali ini saya akan mensharingkan beberapa hal mengenai kegiatan bermain pada bayi 0-1 bulan.
Seperti kita ketahui bersama, bulan - bulan awal kehidupan bayi adalah masa adaptasi bayi dengan dunia luar yang tentu saja sangat berbeda dengan yang dirasakan bayi pada saat di kandungan. Secara bertahap dan tanpa putus asa bayi belajar menggunakan kelima panca inderanya. Pertama-tama bayi akan memakai kemampuan pendengarannya untuk mengenal segala sesuatu yang baru baginya.
Namun yang patut kita syukuri, walau indera mata bayi belum berfungsi dengan baik , subhanallah bayi mungil ini dapat melihat, mempelajari wajah bundanya, bahkan memperhartikan dan menirukan ekspresi wajah bundanya.
Mempertimbangkan hal di atas maka peran bunda adalah:
1. Mempelajari apa arti tangisan bayi, misal : bayi sedang lapar/ haus, sedang risih karena pipis, atau buang air besar dll. Di sini pengertian dan respon yang tepat dari bunda atau orang dewasa di sekelilingnya sangatlah berarti bagi bayi, karena hal ini akan menimbulkan pemahaman bagi bayi bahwa dunia baru ini menyenangkan dan membuatnya nyaman.
2. Memberikan stimulus atau rangsangan untuk panca inderanya, untuk diawal merangsang pendengaran terlebih dahulu, rangsanglah banyi anda dengan kalimat yang benar dan lengkap disertai intonasi yang menyenangkan, Hal ini diperlukan agar anak mengenal dan memahami yang benar (jangan buat kalimat yang tidak benar dan jangan disuarakan dengan cedal). Dalam langkah ini yang diperlukan adalah menceritakan dan memberitahukan apapun kegiatan bunda dengan bayi kepada bayi. Mulai dari bangun tidur, misal: ucapkan salam saat anak bangun , dan menceritakan kegiatan apa yang akan dilakukan pada saat anak bangun, dst.
3. Kegiatan yang sangat menarik adalah saat memandikan bayi, ajaklah anak terlibat dalam proses persiapan mandi, misal mengatakan kepada bayi " adik , ayuk kita mandi yuk, supaya badan kita bersih dan segar, sekarang bunda ambil handuk untuk mengelap , sabun untuk membersihkan badan dan membuat wangi, dan air supaya segar, bisa dijelaskan juga urutan kegiatan mandi dsb. Dalam proses mandi ajaklah berkomunikasi dan tataplah matanya, buatlah situasi yang menyenangkan , bisa saja ibu menyanyikan lagu, memperdengarkan musik, ataupu membacakan pantun. Di sini yang diperlukan adalah bayi merasa nyaman, dan mendapatkan pemahaman yang benar tentang mandi.
4. Pijat bayi, setelah mandi dan dikeringkan, disini berdasarkan pengalaman : saya biasanya mengoleskan baby oil atau baby lotion kemudian saya lakukan pijat bayi secara lembut (saya melakukan sesuai langkah2 yang diajarkan rumah sakit dimana saya melahirkan). Dalam mengoleskan lotion atau oil saya jelaskan mengenai kegiatan ini dan aroma apa yang tercium, agar anak juga belajar mencoba kemampuan indera penciumannya. Saat memijat bayipun saya juga berkomunikasi dan menceritakan kegiatan dan manfaat pijat bayi terhadap bayi kita, dan tak lupa menyanyikan lagu, atau memperdengarkan musik.
Kegiatan -kegiatan di atas tentu saja dapat ditingkatkan sesuai dengan pertambahan usia bayi.
Akhir kata, selamat menikmati akhir pekan.
salam hangat.
Apa kabar di pagi ini? semoga kebahagiaan dan keceriaan hati selalu menyertai para bunda, Aamiin.
Sahabat bunda.....,
Kali ini saya akan mensharingkan beberapa hal mengenai kegiatan bermain pada bayi 0-1 bulan.
Seperti kita ketahui bersama, bulan - bulan awal kehidupan bayi adalah masa adaptasi bayi dengan dunia luar yang tentu saja sangat berbeda dengan yang dirasakan bayi pada saat di kandungan. Secara bertahap dan tanpa putus asa bayi belajar menggunakan kelima panca inderanya. Pertama-tama bayi akan memakai kemampuan pendengarannya untuk mengenal segala sesuatu yang baru baginya.
Namun yang patut kita syukuri, walau indera mata bayi belum berfungsi dengan baik , subhanallah bayi mungil ini dapat melihat, mempelajari wajah bundanya, bahkan memperhartikan dan menirukan ekspresi wajah bundanya.
Mempertimbangkan hal di atas maka peran bunda adalah:
1. Mempelajari apa arti tangisan bayi, misal : bayi sedang lapar/ haus, sedang risih karena pipis, atau buang air besar dll. Di sini pengertian dan respon yang tepat dari bunda atau orang dewasa di sekelilingnya sangatlah berarti bagi bayi, karena hal ini akan menimbulkan pemahaman bagi bayi bahwa dunia baru ini menyenangkan dan membuatnya nyaman.
2. Memberikan stimulus atau rangsangan untuk panca inderanya, untuk diawal merangsang pendengaran terlebih dahulu, rangsanglah banyi anda dengan kalimat yang benar dan lengkap disertai intonasi yang menyenangkan, Hal ini diperlukan agar anak mengenal dan memahami yang benar (jangan buat kalimat yang tidak benar dan jangan disuarakan dengan cedal). Dalam langkah ini yang diperlukan adalah menceritakan dan memberitahukan apapun kegiatan bunda dengan bayi kepada bayi. Mulai dari bangun tidur, misal: ucapkan salam saat anak bangun , dan menceritakan kegiatan apa yang akan dilakukan pada saat anak bangun, dst.
3. Kegiatan yang sangat menarik adalah saat memandikan bayi, ajaklah anak terlibat dalam proses persiapan mandi, misal mengatakan kepada bayi " adik , ayuk kita mandi yuk, supaya badan kita bersih dan segar, sekarang bunda ambil handuk untuk mengelap , sabun untuk membersihkan badan dan membuat wangi, dan air supaya segar, bisa dijelaskan juga urutan kegiatan mandi dsb. Dalam proses mandi ajaklah berkomunikasi dan tataplah matanya, buatlah situasi yang menyenangkan , bisa saja ibu menyanyikan lagu, memperdengarkan musik, ataupu membacakan pantun. Di sini yang diperlukan adalah bayi merasa nyaman, dan mendapatkan pemahaman yang benar tentang mandi.
4. Pijat bayi, setelah mandi dan dikeringkan, disini berdasarkan pengalaman : saya biasanya mengoleskan baby oil atau baby lotion kemudian saya lakukan pijat bayi secara lembut (saya melakukan sesuai langkah2 yang diajarkan rumah sakit dimana saya melahirkan). Dalam mengoleskan lotion atau oil saya jelaskan mengenai kegiatan ini dan aroma apa yang tercium, agar anak juga belajar mencoba kemampuan indera penciumannya. Saat memijat bayipun saya juga berkomunikasi dan menceritakan kegiatan dan manfaat pijat bayi terhadap bayi kita, dan tak lupa menyanyikan lagu, atau memperdengarkan musik.
Kegiatan -kegiatan di atas tentu saja dapat ditingkatkan sesuai dengan pertambahan usia bayi.
Akhir kata, selamat menikmati akhir pekan.
salam hangat.
Jeda perlukah buat Ibu?
Para bunda, selamat malam, apa kabar?
Banyak kegiatan yang dilakukan bunda pada keseharian baik di rumah maupun dalam mengurus keluarga (anak dan suami). Untuk itu perlu sedikit waktu untuk jeda dari rutinitas . Aktivitas yang biasa saya lakukan ini dapat membantu menyegarkan pikiran, perasaan dan menambah energi positif. Aktivitas ini hanya memerlukan waktu 10 - 20 menit , tapi manfaatnya membuat segar baik fisik maupun psikologis .
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Berolahraga ringan, ini akan membuat tubuh lebih kencang , berenergi dan segar, karena pasokan O2 akan lebih baik dalam tubuh kita. Olahraga ringan di sini dapat dilakukan misalnya dengan bersepeda statis, lari di tempat, berjalan santai di rumah, senam ringan dll.
2. Ambil gadget ,telepon atau video chat. Berbincang selama 10 menit cukup membuat hati lebih segar, karena dapat berbagi cerita dan mengejar ketertinggalan berita atau kabar di antara teman-teman.
3. Mintalah suami, atau anak, atau orang lain untuk memijat . Memijat pada bagian yang tegang dan kaku . Hal ini dapat membuat ringan dan segar tubuh anda.
4. Sediakan dan santaplah makanan kesukaan anda tanpa ketergesaan, nikmatilah rasa dari setiap suapnya, sehingga anda akan mendapatkan sensasi dan kenikmatan.
5. Menulis atau membaca dapat meredakan emosi atau kepenatan jiwa. Menulis di buku harian atau di blog dapat meredakan emosi dan menyalurkan energi dan terapi bagi jiwa. Selain itu juga dapat dilakukan dengan membaca novel, majalah , koran, buku puisi , dll.
6. Setel musik kesukaan, mendengarkan musik , meresapi kata-kata dengan penuh rasa dapat menghilangkan energi negatif .
7. Relaksasi, ambil nafas panjang dan nikmati setiap tarikan nafas , anda akan merasa terbebas dari tekanan.
8. Manjakan diri anda dengan perawatan tubuh anda tanpa perlu ke salon kecantikan, anda bisa melakukan sendiri masker wajah, masker mata. Beberapa masker bisa anda lakukan misal dengan irisan/ parutan buah-buahan, atau campuran yoghurt, madu dan outmeal, atau dengan masker instant. Hal ini bila dilakukan sudah dapat menimbulkan kesegaran.
9. Membuka album foto lama, dengan melihat foto-foto lama, mengingatkan anda pada masa lalu yang membahagiakan, ini juga dapat sebagai terapi yang manjur untuk menambahkan energi positif.
Demikian bunda, beberpa tips yang dapat membantu anda untuk ber 'istirahat' sejenak dari kepenatan mengurus rumah tangga.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Banyak kegiatan yang dilakukan bunda pada keseharian baik di rumah maupun dalam mengurus keluarga (anak dan suami). Untuk itu perlu sedikit waktu untuk jeda dari rutinitas . Aktivitas yang biasa saya lakukan ini dapat membantu menyegarkan pikiran, perasaan dan menambah energi positif. Aktivitas ini hanya memerlukan waktu 10 - 20 menit , tapi manfaatnya membuat segar baik fisik maupun psikologis .
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Berolahraga ringan, ini akan membuat tubuh lebih kencang , berenergi dan segar, karena pasokan O2 akan lebih baik dalam tubuh kita. Olahraga ringan di sini dapat dilakukan misalnya dengan bersepeda statis, lari di tempat, berjalan santai di rumah, senam ringan dll.
2. Ambil gadget ,telepon atau video chat. Berbincang selama 10 menit cukup membuat hati lebih segar, karena dapat berbagi cerita dan mengejar ketertinggalan berita atau kabar di antara teman-teman.
3. Mintalah suami, atau anak, atau orang lain untuk memijat . Memijat pada bagian yang tegang dan kaku . Hal ini dapat membuat ringan dan segar tubuh anda.
4. Sediakan dan santaplah makanan kesukaan anda tanpa ketergesaan, nikmatilah rasa dari setiap suapnya, sehingga anda akan mendapatkan sensasi dan kenikmatan.
5. Menulis atau membaca dapat meredakan emosi atau kepenatan jiwa. Menulis di buku harian atau di blog dapat meredakan emosi dan menyalurkan energi dan terapi bagi jiwa. Selain itu juga dapat dilakukan dengan membaca novel, majalah , koran, buku puisi , dll.
6. Setel musik kesukaan, mendengarkan musik , meresapi kata-kata dengan penuh rasa dapat menghilangkan energi negatif .
7. Relaksasi, ambil nafas panjang dan nikmati setiap tarikan nafas , anda akan merasa terbebas dari tekanan.
8. Manjakan diri anda dengan perawatan tubuh anda tanpa perlu ke salon kecantikan, anda bisa melakukan sendiri masker wajah, masker mata. Beberapa masker bisa anda lakukan misal dengan irisan/ parutan buah-buahan, atau campuran yoghurt, madu dan outmeal, atau dengan masker instant. Hal ini bila dilakukan sudah dapat menimbulkan kesegaran.
9. Membuka album foto lama, dengan melihat foto-foto lama, mengingatkan anda pada masa lalu yang membahagiakan, ini juga dapat sebagai terapi yang manjur untuk menambahkan energi positif.
Demikian bunda, beberpa tips yang dapat membantu anda untuk ber 'istirahat' sejenak dari kepenatan mengurus rumah tangga.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Friday, April 26, 2013
Pelecehan Seksual? Bagaimana cara menjelaskan kepada Anak?
Apa kabar bunda?
Doa saya mudah-mudahan para bunda selalu sehat dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, Aamiin.
Sahabat bunda........
Akhir- akhir ini banyak pemberitaan di koran, di televisi maupun media pemberitaan yang lain yang menceritakan tentang pelecehan seksual terhadap anak dan remaja. Ada yang dilakukan di antara siswa sekolah, guru dengan siswa, orang dewasa dengan anak atau remaja, dan lain-lain.
Oleh karena itu dalam tulisan kali saya, mencoba untuk sharing pengalaman saat saya menjelaskan hal ini terhadap anak perempuan saya sewaktu dia masih berusia di bawah 10 tahun.
Saat itu anak saya mengajukan pertanyaan " Ibu, apa itu pelecehan seksual ?", pertanyaan ini membuat saya terhenyak, karena ternyata ia memperhatikan berita -berita di televisi, maupun di koran-koran.
Mungkin pertanyaan ini juga muncul dari putra-putri anda. Sudah semestinya kita sebagai bunda mempunyai tugas untuk menjadi pusat informasi pendidikan seks bagi anak-anak kita.
Hal-hal yang bisa dilakukan oleh bunda adalah
1. Memberikan pemahaman tentang menjaga diri, anak harus mengetahui bentuk perilaku- pergaulan lelaki dan perempuan baik sebaya maupun dengan orang yang lebih dewasa dari usianya.
2. Penjelasan harus disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dimengerti tanpa vulgar dan dapat ditambahkan nilai-nilai spiritual. misalnya bunda dapat menjelaskan dari gangguan fisik , seperti :' Bila ada teman atau siapa saja yang menyentuh badan ananda pada bagian-bagian tertentu yang tidak pantas itu adalah pelecehan seksual". Biasanya ananda akan melanjutkan pertanyaan:" kalau ada yang mencolek tangan?"(Biasanya anak paham klasifikasi bagian tubuh) . Bunda dapat menjawab dengan: " Sekalipun hanya mencolek tangan (bila diperlukan tambahkan dengan bagian terbuka lain) apabila ananda merasa tidak nyaman, ananda dapat menyatakan ketidak sukaan kita."
3. Biasanya ananda akan melanjutkan apa yang harus kita lakukan, maka bunda dapat menjelaskan bahwa kita harus berani :
a. menyampaikan dengan baik-baik,
b. bila terpaksa berteriak,
c. Melawan (bisa diajarkan teknik -tekniknya)
d. Harus berani melaporkan kepada yang berwenang (misal: orang tua, kepala sekolah,dll).
4. Meyakinkan kepada anak , bunda adalah pendamping sejati.
5. Mengajarkan kepada anak perilaku -perilaku yang tidak mengundang orang lain untuk berbuat tidak baik terhadap kita (biasanya saya masukkan juga unsur agama), misal: menutup aurat, cara duduk yang sopan (misal: tidak mengangkang, memakai bicycle pant saat memakai rok, dll).
6. Orang tua harus menjaga perilaku dalam pergaulan, karena anak akan meniru kita dan menjadikan kita sebagai role model dalam cara pergaulan mereka.
7. Bunda harus selalu menyertakan doa untuk keselamatan anak kita.
Akhir kata, semoga bermanfaat. Selamat berakhir pekan bersama keluarga.
Saturday, April 20, 2013
Berbeda Jarak
Semangat pagi,................
Ada kalanya karena tuntutan karir , tuntutan pendidikan dan lain-lain , membuat ayah -bunda berbeda tempat . Keputusan ini tentu saja membuat suatu resiko yang harus dipersiapkan, dimana dalam keluarga akan mengalami ketidakhadiran secara fisik ayah atau bunda. Hal ini akan timbul kekosongan peran terutama untuk anak-anak.
Dalam menghadapi hal ini tentu saja kita harus mengambil langkah antisipatif agar hal ini tidak akan mengganggu perkembangan tumbuh kembang anak.
1. Mengisi Kekosongan Peran,
Dalam hal ini, orang tua yang tinggal bersama anak (biasanya kebanyakan bunda) harus dapat melakukan peran ganda baik sebagai ibu maupun ayah, sehingga anak tidak akan kehilangan figur. Selain itu, adalah tetap menjaga hubungan yang harmonis di antara seluruh anggota keluarga tetap diperlukan. Walaupun ayah atau ibu berada di tempat/ kota/ negara lain , sehingga secara fisik tidak berada di rumah, namun kehadiran secara psikologis dan komunikasi harus tetap dijaga untuk dilakukan. Dalam era sekarang , hal ini tidak begitu susah karena alat teknologi begitu banyak, msalnya web cam, telepon., dll. Dapat saya contohkan sebuah keluarga yang ayahnya terpisah jauh dapat berkomunikasi dengan web cam, mereka menentukan waktu tertentu di setiap hari untuk keluarga berkumpul dan mereka melakukan komunikasi jarak jauh melalui webcam, dengan alat bantu ini anak masih dapat melihat ayahnya setiap hari dan sebaliknya, melalui kamera, sehingga secara psikologis ayah tetap hadir dalam hati anak. cara lain yang dapat dilakukan adalah membuat rekaman video tentang perilaku cerdas sang anak dan mengirimkan kepada pasangannya yang tinggal tidak serumah dengan anak.
Tips untuk tetap menjaga kedekatan hati:
1. Siapkan jadual waktu berkomunikasi. Aturlah jadual sedinamis mungkin, sehingga anak akan merasa tetap mendapat perhatian , kasih sayang, rasa dihargai oleh orang tua.
2. Lakukan komunikasi secara konsisten sesuai jadual, sehingga anak tidak kecewa setelah menunggu-nunggu jadual yang telah disepakati. cara komunikasi ini bisa dilakukan sama terus misal dengan web cam atau bisa berganti-ganti misal kadang kala dengan telepon kadang kala dengan web cam dll.
3. Buatlah kejutan di hari - hari khusus, misalnya pada hari ulang tahun anak. Ayah - ibu yang berada tidak serumah dengan anak mengirimkan hadiah , email, atau yang lain yang merupakan kejutan terhadap anak. Hal ini dapat menimbulkan perasaan bahwa anak masih diperhatikan dan tetap dibeikan curahan cinta dan kasih sayang, walaupun ayah - ibu berada jauh dari rumah.
4. Tetapkan jadual pertemuan keluarga secara utuh, misal liburan sekolah, lebaran, liburan akhir tahun atau yang lain. Hal ini diperlukan karena komunikasi dan hubungan secara fisik misal: bermain bersama, peluk cium dll sangatlah diperlukan . di sini diperlukan 'family time' yang harus berkualitas.
Ayah bunda selamat mencoba, semoga bermanfaat.
salam hangat abadi.
Ada kalanya karena tuntutan karir , tuntutan pendidikan dan lain-lain , membuat ayah -bunda berbeda tempat . Keputusan ini tentu saja membuat suatu resiko yang harus dipersiapkan, dimana dalam keluarga akan mengalami ketidakhadiran secara fisik ayah atau bunda. Hal ini akan timbul kekosongan peran terutama untuk anak-anak.
Dalam menghadapi hal ini tentu saja kita harus mengambil langkah antisipatif agar hal ini tidak akan mengganggu perkembangan tumbuh kembang anak.
1. Mengisi Kekosongan Peran,
Dalam hal ini, orang tua yang tinggal bersama anak (biasanya kebanyakan bunda) harus dapat melakukan peran ganda baik sebagai ibu maupun ayah, sehingga anak tidak akan kehilangan figur. Selain itu, adalah tetap menjaga hubungan yang harmonis di antara seluruh anggota keluarga tetap diperlukan. Walaupun ayah atau ibu berada di tempat/ kota/ negara lain , sehingga secara fisik tidak berada di rumah, namun kehadiran secara psikologis dan komunikasi harus tetap dijaga untuk dilakukan. Dalam era sekarang , hal ini tidak begitu susah karena alat teknologi begitu banyak, msalnya web cam, telepon., dll. Dapat saya contohkan sebuah keluarga yang ayahnya terpisah jauh dapat berkomunikasi dengan web cam, mereka menentukan waktu tertentu di setiap hari untuk keluarga berkumpul dan mereka melakukan komunikasi jarak jauh melalui webcam, dengan alat bantu ini anak masih dapat melihat ayahnya setiap hari dan sebaliknya, melalui kamera, sehingga secara psikologis ayah tetap hadir dalam hati anak. cara lain yang dapat dilakukan adalah membuat rekaman video tentang perilaku cerdas sang anak dan mengirimkan kepada pasangannya yang tinggal tidak serumah dengan anak.
Tips untuk tetap menjaga kedekatan hati:
1. Siapkan jadual waktu berkomunikasi. Aturlah jadual sedinamis mungkin, sehingga anak akan merasa tetap mendapat perhatian , kasih sayang, rasa dihargai oleh orang tua.
2. Lakukan komunikasi secara konsisten sesuai jadual, sehingga anak tidak kecewa setelah menunggu-nunggu jadual yang telah disepakati. cara komunikasi ini bisa dilakukan sama terus misal dengan web cam atau bisa berganti-ganti misal kadang kala dengan telepon kadang kala dengan web cam dll.
3. Buatlah kejutan di hari - hari khusus, misalnya pada hari ulang tahun anak. Ayah - ibu yang berada tidak serumah dengan anak mengirimkan hadiah , email, atau yang lain yang merupakan kejutan terhadap anak. Hal ini dapat menimbulkan perasaan bahwa anak masih diperhatikan dan tetap dibeikan curahan cinta dan kasih sayang, walaupun ayah - ibu berada jauh dari rumah.
4. Tetapkan jadual pertemuan keluarga secara utuh, misal liburan sekolah, lebaran, liburan akhir tahun atau yang lain. Hal ini diperlukan karena komunikasi dan hubungan secara fisik misal: bermain bersama, peluk cium dll sangatlah diperlukan . di sini diperlukan 'family time' yang harus berkualitas.
Ayah bunda selamat mencoba, semoga bermanfaat.
salam hangat abadi.
Bermain untuk anak usia 0 - 3 tahun
Selamat malam, sahabat terkasih.
malam ini saya mencoba sedikit mengulas mengenai cara bermain anak bawah tiga tahun. Pada tahap usia dini belajar dilakukan melalui bermain. Oleh karena itu kita harus bisa memahami perkembangan anak. pada awal kehidupan bayi , mereka tidak bisa bereaksi apa-apa kecuali menangis, kemudian tersenyum dalam merespon percakapan/ interaksi dengan orang di sekelilingnya, dsb. Berdasarkan hal di atas maka permainan yang diberikan terhadap anak usia dini dimulai sederhana kemudian akan bertambah kompleks sesuai dengan bertambahnya usia dan pengalaman anak.
Kriteria
1. Terdapat motivasi dalam diri anak. tidak ada yang meminta - mereka bermain sendiri.
2. bebas dari tekanan .
3. Permainan harus dilakukan seperti dalam hidup sesungguhnya.
4. Lebih diutamakan untuk proses bukan hasil, sehingga di sini dituntut kesabaran.
5. Anak sebagai subyek , peran orang tua hanya sebagai supporting atau pendamping.
6. Anak terlibat aktif.
Melihat hal di atas maka permainan harus membuat anak belajar dan dapat membangun kecerdasan anak, tidak hanya sekedar bermain. Langkah yang harus diperhatikan dalam suatu permainan adalah:
1. Anak harus memperoleh pengalaman menghubungkan hal baru dengan pengalaman dan pengetahuan yang sudah dimilikinya.
2. Anak merasa mampu melakukan permainan tersebut sesuai dengan tahap perkembangan. Kalau terlalu sulit akan frustasi, sedangkan kalau terlalu mudah , anak akan merasa bosan.
3. Anak dapat menikmati permainan, Dalam hal ini anak harus diajak berkomunikasi dalam memilih permainan.
Demikian sapaan malam ini, semoga bermanfaat.
malam ini saya mencoba sedikit mengulas mengenai cara bermain anak bawah tiga tahun. Pada tahap usia dini belajar dilakukan melalui bermain. Oleh karena itu kita harus bisa memahami perkembangan anak. pada awal kehidupan bayi , mereka tidak bisa bereaksi apa-apa kecuali menangis, kemudian tersenyum dalam merespon percakapan/ interaksi dengan orang di sekelilingnya, dsb. Berdasarkan hal di atas maka permainan yang diberikan terhadap anak usia dini dimulai sederhana kemudian akan bertambah kompleks sesuai dengan bertambahnya usia dan pengalaman anak.
Kriteria
1. Terdapat motivasi dalam diri anak. tidak ada yang meminta - mereka bermain sendiri.
2. bebas dari tekanan .
3. Permainan harus dilakukan seperti dalam hidup sesungguhnya.
4. Lebih diutamakan untuk proses bukan hasil, sehingga di sini dituntut kesabaran.
5. Anak sebagai subyek , peran orang tua hanya sebagai supporting atau pendamping.
6. Anak terlibat aktif.
Melihat hal di atas maka permainan harus membuat anak belajar dan dapat membangun kecerdasan anak, tidak hanya sekedar bermain. Langkah yang harus diperhatikan dalam suatu permainan adalah:
1. Anak harus memperoleh pengalaman menghubungkan hal baru dengan pengalaman dan pengetahuan yang sudah dimilikinya.
2. Anak merasa mampu melakukan permainan tersebut sesuai dengan tahap perkembangan. Kalau terlalu sulit akan frustasi, sedangkan kalau terlalu mudah , anak akan merasa bosan.
3. Anak dapat menikmati permainan, Dalam hal ini anak harus diajak berkomunikasi dalam memilih permainan.
Demikian sapaan malam ini, semoga bermanfaat.
Friday, April 19, 2013
Perlukah menggunakan "Baby Walker" ?
Para bunda yang baik....
Banyak pro dan kontra mengenai manfaat baby walker sebagai alat bantu melatih anak mempunyai kemampuan berjalan. Kali ini saya mencoba untuk meninjaunya dari sudut pandang dan pengalaman saya .
Sahabat , kalau kita cermati dalam baby walker terdapat tempat duduk dan dilengkapi dengan anak macam mainan yang bisa mengeluarkan bunyi-bunyian, bergerak-gerak kalau baby walker bergerak dan warna-warna terang, berarti baby walker sebenarnya adalah salah satu alat permainan anak-anak yang sudah mempunyai kemampuan duduk, dimana cara bermain baby walker adalah anak didudukkan di kursi yang ada di baby walker. Bukan untuk melatih kemampuan anak berjalan, karena melatih anak berjalan bisa dilakukan apabila anak sudah bisa berdiri. Dari kemampuan berdiri ini anak dilatih untuk melangkahkan kaki ke depan seperti orang dewasa berjalan. Oleh sebab itu , baby walker ini sudah dapat digunakan sejak anak usia 7 atau 8 bulan.
Hal yang perlu diingat, apabila anak bermain dengan baby walker adalah anak jangan dibiarkan main baby walker sendirian, tetapi harus dengan pengawasan dari orang tua, karena tanpa pengawasan ada kemungkinan anak akan terjatuh dan dapat mengalami cedera atau luka. Misalnya apabila anak bermain terlalu cepat, baby walker yang dinaiki anak bisa menabrak sana-sini , bisa terguling, bahkan bisa terjatuh dari tangga (jika tempat bermain anak tidak mempunyai penghalang dengan tangga).
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bermain baby walker tidak boleh dalam jangka waktu yang lama, sebab anak-anak usia ini sebenarnya sebenarnya membutuhkan permainan yang variatif untuk melatih kemampuan motoriknya, seperti: guling-guling, tengkurap, mencoret- coret, duduk, dan berlatih berdiri, dll. Selain itu , anak juga memerlukan bermainan yang interaktif, seperti membaca bersama, dsb.
Baiklah para bunda, mudah-mudahan ulasan kali ini membawa manfaat untuk menambah pengetahuan kita dalam memberikan permainan kepada anak kita.
Salam hangat abadi.
Banyak pro dan kontra mengenai manfaat baby walker sebagai alat bantu melatih anak mempunyai kemampuan berjalan. Kali ini saya mencoba untuk meninjaunya dari sudut pandang dan pengalaman saya .
Sahabat , kalau kita cermati dalam baby walker terdapat tempat duduk dan dilengkapi dengan anak macam mainan yang bisa mengeluarkan bunyi-bunyian, bergerak-gerak kalau baby walker bergerak dan warna-warna terang, berarti baby walker sebenarnya adalah salah satu alat permainan anak-anak yang sudah mempunyai kemampuan duduk, dimana cara bermain baby walker adalah anak didudukkan di kursi yang ada di baby walker. Bukan untuk melatih kemampuan anak berjalan, karena melatih anak berjalan bisa dilakukan apabila anak sudah bisa berdiri. Dari kemampuan berdiri ini anak dilatih untuk melangkahkan kaki ke depan seperti orang dewasa berjalan. Oleh sebab itu , baby walker ini sudah dapat digunakan sejak anak usia 7 atau 8 bulan.
Hal yang perlu diingat, apabila anak bermain dengan baby walker adalah anak jangan dibiarkan main baby walker sendirian, tetapi harus dengan pengawasan dari orang tua, karena tanpa pengawasan ada kemungkinan anak akan terjatuh dan dapat mengalami cedera atau luka. Misalnya apabila anak bermain terlalu cepat, baby walker yang dinaiki anak bisa menabrak sana-sini , bisa terguling, bahkan bisa terjatuh dari tangga (jika tempat bermain anak tidak mempunyai penghalang dengan tangga).
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bermain baby walker tidak boleh dalam jangka waktu yang lama, sebab anak-anak usia ini sebenarnya sebenarnya membutuhkan permainan yang variatif untuk melatih kemampuan motoriknya, seperti: guling-guling, tengkurap, mencoret- coret, duduk, dan berlatih berdiri, dll. Selain itu , anak juga memerlukan bermainan yang interaktif, seperti membaca bersama, dsb.
Baiklah para bunda, mudah-mudahan ulasan kali ini membawa manfaat untuk menambah pengetahuan kita dalam memberikan permainan kepada anak kita.
Salam hangat abadi.
Subscribe to:
Posts (Atom)