Pages

Saturday, February 9, 2013

Kegiatan Membaca Menyenangkan Untuk Anak Usia 1-3 Bulan

SELAMAT PAGI......

Di pagi ini saya mencoba untuk melanjutkan sharing saya mengenai kegiatan membaca yang mnyenangkan untuk anak bayi usia 1-3 bulan.

Sebelum kita bahas apa yang isa kita lakukan kepada bayi kita, lebih baik kita lihat dan amati apa kemampuan anak bayi usia 1-3 bulan. Kalau dilihat lebih detail, kemampuan mereka adalah sebagai berikut:

1.  Bayi mampu meraih dan menggengam benda.

2. Bayi tetap melakukan pengamatan dan pengenalan lingkungan adalah dengan menlihat, mendengar dan mengamati.

3. Bayi masih menyenangi warna kontras dan mulai menyukai gerakan-gerakan yang terputus-putus, sehingga kalau kita amati bayi di usia ini sudah menyukai permainan tepuk tangan, dan ciluk ba. Lihat saja bayi di usia ini akan tersenyum, matanya berkejap-kejab dan tertawa apabila apabila diajak main ciluk ba maupun tepuk tangan.

Hal -hal diatas mendorong kita untuk memberikan stimulus agar anak dapat meningkat kecerdasan.  Dukungan kegiatan yang bisa kita lakukan kepada anak kita bayi berusia 1-3 bulan adalah sebagai berikut:

1. Meletakkan mainan yang berwarna kontras dan menarik dengan cara mengantungnya di tempat tidur bayi, di kursi dorong, di tempat-tempat yang biasa di tempati bayi.

2. mencari buku-buku yang berisi gambar-gambar sederhana, namun dalam bentuk yang menarik dan lucu - mudah dimengerti  , besar dan mempunyai warna kontras . Buku-buku seperti ini biasanya terbuat dari karton tebal atau bahan vynil. buku-buku banyak tersedia di toko buku atau pun di toko mainan atau perlengkapan bayi. Biasanya bahannya aman untuk bayi.

3. letakkan buku di depan bayi, diletakkan dalam posisi berdiri baik di tempat tidur bayi atau di tempat main anak, ataupun di lantai. cobalah baca atau menyebut gambar yang ada dengan menunjukkan gambar -gambar tsb, jangan lupa bahasa dan intonasi kita harus gembira menarik , dan menggunakan bahasa yang lengkap dan benar, misal harimau kita harus menyebutnya Ha-ri-mau tidak perlu dg kata ha-yi-mau, karena hal ini akan menjadi model bayi. Reaksi anak biasanya akan tertarik dan menggapai-gapai gambar tersebut.

4. Membacakan sajak-sajak atau bait-bait lagu anak-anak yang sederhana kepada bayi, jangan lupa intinasinya teratur dan mnerik disertai bahas atubuh kita juga harus mendukung.

sobat-sobat terkasih , apabla ini kita melakukannya denga terutur dan dengan senang hati, anak akan gembira dan meningkat kecerdasannya, kitapun akan selalu bergembira karena langkah yang kita lakukan ternyata mengasyikkan. Cobalah.

Kegiatan Membaca Untuk Anak sampai Usia 1 Bulan

Selamat sore teman-teman, apa kabar?

harapan dan doa, sahabat-sahabat terkasih dalam keadaan bahagia dan sejahtera, aamiin.

sahabat,
Banyak orang bertanya apa yang bisa kita lakukan terhadap bayi yang baru lahir? tentu saja banyak, kegiatan membaca untuk membangun kecerdasan bayi yang baru lahir sampai dengan usia 1 bulan dapat kita lakukan, tentu saja arti kegiatan membaca di sini bukan berarti kegiatan melatih membaca bayi yang baru lahir, tetapi kegiatan kita untuk mengenalkan suara, kalimat maupun  wajah terhadap bayi kita.

Sahabat para bunda dan para ayah.... coba kita amati dengan teliti pada bayi kita yang baru lahir, maka akan tampak kalau :
1. Bayi suka sekali menggunakan pendengarannya untuk mengetahui dan mengenali sekitarnya, karena kemampuan penglihatannya memang belum berfungsi optimal.
2. Bayi mungil sampai dengan umur 1 bulan , akan senang sekali melihat dan memperhatikan wajah ibunya, ia juga suka mengamati wajah-wajah, dan bentuk-bentuk terutama yang mempunyai warna-warna kontras, dan segala sesuatu ya ng bergerak-gerak.

Hal-hal di atas akan mendorong kita untuk melakukan kegiatan yang dapat membrikan reaksi positif sekaligus membangun kecerdasan mereka, BAGAIMANA CARANYA?
saya akan share beberapa pengalaman saya dan pengalaman teman-teman saya,

1. lakukanlah kegiatan dengan bayi anda , dimulai dengan mengajak berbicara dengan bahasa yang lembut dan jangan lupa lakukanlah tatapan yang penuh kasih sayang dan penuh perhatian, kegiatan ini akan selalu dilakukan dalam kegiatan rutin dengan bayi kita.

2. Berbicaralah dengan bahasa dan kalimat yang lengkap dan benar , dan disertai dengan intonasi yang teratur dan stabil, tidak usah dibuat kalimat yang cedal (karena ini akan akan belajar mengenali kalimat dan bahasa yang benar dan lengkap).

3. Orang yang ada di sekitar bayi, terutama ibu dan ayah harus selalu menunjukkan wajah yang tersenyum, menyenangkan dan gembira.

4. Menyanyilah dengan lagu yang sederhana, mengandung makna, menggunakan kata-kata yang tepat dan irama yang benar dan tepat.

5. Mengajak bermain bayi kita dengan memperlihatkan  mainan atau benda yang mempunyai aneka macam bentuk dan mempunyai warna kontras, dan lebih baik lagi kalau mempunyai bunyi-bunyian , baik dalam keadaan diam maupun bergerak dengan jarak yang dekat, sehingga bayi dapat melakukan pengenalan dan memperhatikan.

mudah-mudahan dengan beberapa tips ini dapat membantu sahabat yang sekarang sedang mempunyai anak bayi, SEMOGA BERMANFAAT.

selamat sore.

Saturday, January 26, 2013

MENGENALKAN KEGIATAN MEMBACA PADA ANAK BATITA

Selamat pagi sahabat semua,

Dalam ulasan pagi ini, saya memcoba melakukan sharing atas beberapa hal yang saya ketahui dan saya telah praktekan dalam pola asuh anak saya.

Kami sekarang adalah keluarga yang mencintai kegiatan membaca, membaca adalah kegiatan yang mengasyikan . Perilaku dan kebiasaan ini tentu saja tidak tercipta begitu saja. Memang banyak pendapat di jaman dulu yang mengatakan bahwa anak mulai diajar membaca saat hendak sekolah di Sekolah Dasar, oleh karenanya banyak kegiatan membaca dimulai pada Taman Kanak_Kanak. Hal ini juga dikuatkan oleh beberapa pendapat lain yang mengatakan bahwa belajar dan kemampuan bicara akan diperoleh oleh anak secara natural dan alami sesua dengan tumbuh kembang anak, sedangkan kemampuan membaca harus diajarkan dengan proses pebelajaran yang khusus.

Namun kami mencoba, dengan cara lain, karena kami percaya kemampuan membaca adalah sama dengan proses perkembangan anak untuk kemampuan maupun ketrampilan yang lain. oleh sebab itu, kami mecoba mempersiapkan pola ketrampilan membaca ini dengan beberapa tahapan:
1. masa prenatal
2. masa post natal.

1. MASA PRE NATAL (SEBELUM KELAHIRAN  ANAK).

pada masa ini , kami yakin anak yang ada dalam kandungan bisa diajak berkomunikasi, maka ada beberapa hal yang kami lakukan adalah:
a. mengenalkan huruf-huruf baik dengan nyanyian atau embaca dengan bahasa yang lemah lembut.
b. membacakancerita
c. memperbanyak kebaiasan membaca diri kita, khususnya bacaan yang bemanfaat.







Thursday, January 24, 2013

Musik untuk Tumbuh Kembang Anak

Sebagai orangtua, waktu yang kiat luangkan behadapan dengan anak sangatlah besar, dan pendiidkan sebagai bekal meraih masa depan anak ada di tangan orang tua. Untuk itu, pola pendidikan dan pengenalan hal baru sangatlah diperlukan untuk mengoptimalkan perkembangan intelekual maupun emosional.

Musik adalah salah satu cabang seni yang sangat bermanfaat bagi proses tumbuh kembang anak. banyak keuntungan dalam proses pendidikan anak, terutama anak akan belajar pola ritme, keseimbangan dalam bunyi, kontras dalam suara, harmonisasi nada, memahami perasaan dan pemikiran seseorang. Dan dengan musik anak akan dapat belajar mengekspresikan perasaan, baik itu ketenangan , ketegangan maupun perasaan bahagia.

Sebagai orang tua kita harus memahami bahwa anak adalah berbeda dalam cara belajar dan kemampuan menyerap sesuatu yang dipelajari. Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk mempersiapkan pengenalan  musik pada  anak dengan memperhatikan pengalaman belajar MULTISENSORI, yaitu belajar melalui pendengaran (auditif), gerakan (kinetis) , dan visual.


Untuk mengoptimalkan pembelajaran musik pada anak, maka diperlukan 3 cara prmbelajaran musik:

1. Psychomotor Learning yaitu proses pembelajaran dengan banyak melibatkan kegiatan-kegiatan fisik , misalnya: anak-anak menyanyi, melukakan gerak dan langkah sesuai ritme, bermain alat musik.
Dalam proses ini perlu diperhatikan bahwa proses belajarnya harus dari yang paling mudah terlebih dahulu, seperti: anak merasakan musik dan melakukan gerakan sesuai ritme, baru diikuti krgiatan lain yang sesuai tahapan belajarnya misalnya: memahami ritme musik, dll. Selain itu, proses ini akan mendapatkan hasil yang lebih memuaskan apabila dilakukan secara kontinue walaupun waktu latihannya pendek, daripada dillakukan dalam waktu yang panjang namun tidak rutin.

2. Cognitive Learning , adalah proses untuk mendalami ilmu musik itu sendiri, misalnya elemen musik, komponis, teori dasar musik, dll. Proses belajar ini akan lebih berhasil apabila dalam penjelasannya ilmu musik disetai praktek, sehingga anak akan merasakan , memahami dan mengimplementasikan , sehingga anak akan mendapatkan pengalaman dan mengambil kesimpulan.

3. Affective Learning yaitu proses pembelajaran musik yang mengikutsertakan perasaan anak kepada musik. Di sini, anak akan berlatih mendengarkan, membayangkan dan merasakan bagaimana sang komponis menggunakan elemen musik untuk mengekpresikan perasaannya saat menulis atau menciptakan karya seni musik tsb. Sehingga jiwa dari musik tsb dapat dirasakan dan dimunculkan kembali oleh anak sesuai interpretasi si anak.

Semua proses tsb diatas haruslah dibarengi dengan partisipasi dan kontribusi aktif dari anak, seperti: anak merespon dengan gerakan , ketukan, nyanyian, permainan, maupun bermain alat musik. Insya Allah dengan cara tsb di atas, anak akan mudah memahami, mengerti, dan menyerap semua yang diajarkan atau dilatihkan.

Sunday, January 20, 2013

Tips Cara Mengasuh Buah Hati

1. Memahami buah hati sebagai insan manusia.Buah hati memiliki karakter,bakat dan minat yang berbeda satu sama lain,karenanya dalam mendidik,megenalkan dan mengajari anak harus berbeda satu dengan lainnyabaik secara motorik halus maupun motorik kasar,kemampuan analisis maupun kemamouan ssosial.

2. Memberikan tugas ke buah hati sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan buah hati.

3. Berusaha untuk selalu memahami,menghargai,niat,usaha, dan kesungguhan buah hati dalam mempelajari sesuatu.

4. Bersikap sabar,jangan berkata kasar,membentak,merendahkan kemampuan dan harga diri buah hati,maupun membandingkan buah hati kita dengan anak lain.Apalagi bila ini dilakukuan di hadapan teman-teman buah hati atau orang banyak.

5. Jangan sekali-sekali menceritakan kekurangan,kejelekkan buah hati kita ke orang lain.


6. Jika buah hati melakukan kesalahan,jangan menunjukan kesalahannya semata tapi berilah solusi dengan memberi tahu perbuatan yang seharusnya dilakukan dengan cara yang hikmah.

7. Tidak melakukan pemanggilan terhadap buah hati dengan sebutan yang jelek.

8. Usahakan selalu mengucapkan kata-kata yang bermuatan doa dan perkataan baik di hadapan anak.

9. Berpikiran dingin dan berhati tenang dalam menghadapi masalah anak,jangan mudah memberikan sanksi.

10. Berusahalah selalu bersikap adil dan berbuat baik terhadap semua buah hati kita.

11. Menghindari sikap yang menjadikan anak trauma.

Mudah-mudahan tips ini membantu anda dalam menumbuh kembangkan buah hati anda.